Tambah tua atau tambah muda?!

18 09 2008

Besok, 19 September umurku genap sudah 21 tahun,..
Usia yang orang bilang usia orang dewasa..
Gila..sebenarnya aku sama sekali nggak rela dengan pertambahan umur tersebut :)
Waktu rasanya berlari kencang tak mau rem sedikit pun
untuk menungguku yang tetap berdiam diri di sini..
Tetap seperti kemarin..

Ya Allah,, apa yang aku lakukan selama 21 tahun ini?
Rasanya tak ada satupun sesuatu yang sangat berarti yang
aku telah berikan kepada orang-orang yang aku sayangi..
Kepada orang tuaku? Terlebih untuk ayahku!?
Dia belum melihatku Sarjana!
Dia belum melihatku bersama pendamping hidupku !:D
Aku belum bisa memberi sesuatu pun hingga beliau benar-benar pergi meninggalkanku!!
Arrgghhhh!!!…

21 tahun..
21 tahun…
21 tahun sudah usiaku kini!!!
Aku bener dah TUA!?





Diproteksi: Untuk sebuah masa lalu,,,

18 09 2008

Tulisan ini dilindungi kata sandi. Untuk melihatnya mohon masukkan sandi Anda di bawah ini:






Diproteksi: Penghianat!!

17 09 2008

Tulisan ini dilindungi kata sandi. Untuk melihatnya mohon masukkan sandi Anda di bawah ini:






Marhaban Yaa Ramadhan

5 09 2008

Marhaban Yaa Ramadhan
Alhamdulillah, Ramadhan telah tiba..
Meski sekarang rasanya telah berbeda,
lantaran sesuatu hal yang telah terjadi 8 Juni yang lalu.

Ga tahu, hal yang sama terjadi lagi seperti pada puasa setahun yang lalu.
Aku belum bisa ikutan puasa dihari pertama :D

Masih seperti tahun-tahun sebelumnya…
Kebiasaan dan rutinitas itu tetap ada.
Puasa, kuliah, sahur sendiri dikamar kos, kadang juga bareng sama teman- teman kos lainnya,
Kadang ga tidur- tidur ampe sahur tiba.
Buka puasa sendiri dikamar kos atau bareng teman- teman yang lain.
Atau entahlah jikalau besok- besok masih diberi umur panjang dan masih bisa menjalani puasa kali ini..
Ada undangan buka puasa bareng aku mungkin akan ikut.
Entahlah! Tergantung kesempatan, kebisaan, dan kemauanku 

Tapi, ada satu hal yang belum aku lakukan saat ini.
Aku belum pernah menghubungi orang tuaku (hanya mama seorang )
Entah, apa yang terjadi di rumah sekarang.
Aku sama sekali tak tahu bagaimana keadaan rumah dalam suasana ramadhan seperti ini.

Aku tahu mama pasti sedih banget!
Mama pasti sangat berharap anak- anaknya bisa berkumpul dengannya.
Apalagi saat- saat seperti ini.
Di bulan suci nan penuh rahmat ini.
Untunglah sekolah libur.
Dan adikku bisa menemaninya di rumah.
( YA ALLAH, Berilah MAMA kekuatan untuk menjalani hari-harinya di sana)
Aku juga ingin sekali pulang bersama mama.
Tapi, aku tak bisa lantaran masih harus menuntut ilmu dikampung orang.

Hmm, semoga Allah SWT senantiasa memberikan rahmat dan hidayahnya kepada
kita semua di bulan yang magfirah ini.
Amien….